Draft Jiwa

Kebebasan adalah milik Tuhan dan setan-setan

Kamis, 19 Juli 2012

Mendung masih menguasai,
di beberapa bagian bumi,
sedang aku terapit gunung-gunung
terdampar di sisi agung-Mu yang lapang,
memperhatikan bara keemasan menjala,
lahir dari keyakinan dan naluri
membebaskan budak-budak dunia.

(draft jiwa : skala cahaya yang terbenam)
Diposting oleh Draft Jiwa di 7/19/2012 08:30:00 AM
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Lokasi: Jalan Brigadir Jenderal Sutran, Trenggalek, Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

SETAPAK-SETAPAK

  • ►  2020 (1)
    • ►  April (1)
  • ▼  2012 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ▼  Juli (9)
      • mengingatmu adalah kematianku, hidupku, takdir da...
      • aku ingin menjadi daun-daun menjadi gunung-gunung...
      • Lelaki di gang itu, menatapku kosong, merindukan ...
      • Mendung masih menguasai, di beberapa bagian bumi, ...
      • Hujan terus menderu dengan resonansi suara yang g...
      • Kertas-kertas berpita dengan tokoh-tokoh lawas, te...
      • ada banyak batu-batu berhamburan di pesisir yang t...
      • Kalau saja pagi dan senja tak berujung, cintamu ta...
      • Jangan pernah lari, dan tergesa menyusulku, aku ma...

SATU_NOL_TITIK

Foto saya
Draft Jiwa
kebebasan adalah milik Tuhan dan setan-setan
Lihat profil lengkapku
Draft Jiwa (Cashalove). Tema Sederhana. Gambar tema oleh lobaaaato. Diberdayakan oleh Blogger.