Draft Jiwa

Kebebasan adalah milik Tuhan dan setan-setan

Selasa, 17 Juli 2012

Jangan pernah lari,
dan tergesa menyusulku,
aku masih ada dengan cinta,
seperti kenanganmu
yang mengalir dibulir rindu
menggerus malam-malam seribu

(draft jiwa : angin kirim kerinduku)
Diposting oleh Draft Jiwa di 7/17/2012 12:54:00 PM
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Lokasi: Jalan Brigadir Jenderal Sutran, Trenggalek, Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

SETAPAK-SETAPAK

  • ►  2020 (1)
    • ►  April (1)
  • ▼  2012 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ▼  Juli (9)
      • mengingatmu adalah kematianku, hidupku, takdir da...
      • aku ingin menjadi daun-daun menjadi gunung-gunung...
      • Lelaki di gang itu, menatapku kosong, merindukan ...
      • Mendung masih menguasai, di beberapa bagian bumi, ...
      • Hujan terus menderu dengan resonansi suara yang g...
      • Kertas-kertas berpita dengan tokoh-tokoh lawas, te...
      • ada banyak batu-batu berhamburan di pesisir yang t...
      • Kalau saja pagi dan senja tak berujung, cintamu ta...
      • Jangan pernah lari, dan tergesa menyusulku, aku ma...

SATU_NOL_TITIK

Foto saya
Draft Jiwa
kebebasan adalah milik Tuhan dan setan-setan
Lihat profil lengkapku
Draft Jiwa (Cashalove). Tema Sederhana. Gambar tema oleh lobaaaato. Diberdayakan oleh Blogger.