Draft Jiwa

Kebebasan adalah milik Tuhan dan setan-setan

Sabtu, 28 Juli 2012

aku ingin menjadi daun-daun
menjadi gunung-gunung dan lautan
yang menggaung alam kehidupan
tak perduli musiman dan kematian
kaya ditengah-tengah paduan alam
dibebaskan dari pahala dan dosa
yang terdengar tinggal doa-doa di angkasa

(draft jiwa : khusyuk)
Diposting oleh Draft Jiwa di 7/28/2012 09:50:00 AM
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Lokasi: Jalan Pangeran Diponegoro, Trenggalek, Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

SETAPAK-SETAPAK

  • ►  2020 (1)
    • ►  April (1)
  • ▼  2012 (10)
    • ►  Agustus (1)
    • ▼  Juli (9)
      • mengingatmu adalah kematianku, hidupku, takdir da...
      • aku ingin menjadi daun-daun menjadi gunung-gunung...
      • Lelaki di gang itu, menatapku kosong, merindukan ...
      • Mendung masih menguasai, di beberapa bagian bumi, ...
      • Hujan terus menderu dengan resonansi suara yang g...
      • Kertas-kertas berpita dengan tokoh-tokoh lawas, te...
      • ada banyak batu-batu berhamburan di pesisir yang t...
      • Kalau saja pagi dan senja tak berujung, cintamu ta...
      • Jangan pernah lari, dan tergesa menyusulku, aku ma...

SATU_NOL_TITIK

Foto saya
Draft Jiwa
kebebasan adalah milik Tuhan dan setan-setan
Lihat profil lengkapku
Draft Jiwa (Cashalove). Tema Sederhana. Gambar tema oleh lobaaaato. Diberdayakan oleh Blogger.