Kertas-kertas berpita dengan tokoh-tokoh lawas,
terus menggerus era dengan tajam kilaunya
berbicara di muka menggantikan si juara,
menunggu unjuk rasa anak-anak muda
dari pinggiran kota dan desa,
sampai kehidupan usai digantikan debu-debu dan amal
(draft jiwa : 90 ribu rupiah dengan beringas jadi rebutan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar